Thursday, September 4, 2014

Ini Kebiasaan Buruk yang Picu Pertengkaran
Emosi dan ego pribadi bisa membuat hubungan merenggang.
Lesthia Kertopati, Rezki Apriliya Iskandar



Terlalu serong beradu argumen justru bisa membuat hubungan renggang, (iStock)
Terlalu serong beradu argumen justru bisa membuat hubungan renggang, (iStock)

VIVAlife - Menjalin hubungan bertahun-tahun, tak berarti selalu rukun dan bahagia. Pertengkaran pasti sesekali mewarnai. Terkadang, emosi atau ego pribadi memicu Anda dan pasangan untuk melakukan kebiasaan buruk sehingga hubungan berubah tidak sehat.
Mengutip All Women Stalk, berikut adalah beberapa kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering dilakukan dan tanpa disadari sering menjadi pemicu perselisihan:
Penasaran berlebihan
Punya rasa ingin tahu yang terlalu besar terhadap apapun yang dilakukan pasangan sering membuat Anda menjadi khawatir. Alhasil, semuanya akan berujung pada pikiran-pikiran negatif pada pasangan. Misal, Anda selalu ingin tahu dan ingin selalu mengecek setiap pesan pribadi, email, atau panggilan telepon di ponsel pasangan Anda. Jika dilakukan terus menerus hanya akan membuat cemas. Sebaiknya mulai berhenti mengkhawatirkan pasangan Anda secara berlebihan.
Berekspektasi terlalu tinggi
Sebagian besar wanita suka pada hal-hal romantis dan tidak jarang mereka sering berharap tinggi pada pasangannya agar melakukan hal itu layaknya yang terjadi di film-film drama romantis. Namun, tidak semua pria bisa berlaku demikian. Bukannya mendapat perlakukan romantis dari pasangan, justru Anda malah sering kecewa karena sebagian besar bersikap lelaki cuek dan tidak terlalu menganggap hal romantis penting dilakukan setiap hari. Mulai dari sekarang, sebaiknya Anda mulai mengurangi ekspetasi yang terlalu tinggi terhadap pasangan. Mulailah mensyukuri setiap perhatian apapun yang ia berikan termasuk dari hal-hal kecil.
Sering beradu argumen
Berargumentasi adalah hal yang wajar dilakukan bagi pasangan. Ini berarti masing-masing pihak benar-benar peduli terhadap hubungan yang dijalani. Namun berargumentasi terlalu sering atau membahas masalah lama hanya akan merusak hubungan Anda dan pasangan.
Terlalu banyak menghabiskan waktu bersama
Anda dan pasangan terkadang membutuhkan waktu privasi untuk diri masing-masing. Anda dan pasangan juga butuh waktu "me time" agar kembali segar dalam menjalani hubungan. Setiap saat menghabiskan waktu bersama juga akan memicu rasa bosan. Sangat penting bagi Anda dan pasangan untuk terus berkembang sebagai individu, bukannya kehilangan waktu pribadi Anda. 
Mengumbar masalah di sosial media
Saat Anda dan pasangan berselisih sebaiknya tidak mengumbar masalah ke sosial media sehingga orang-orang pun akan tahu. Tidak ada orang lain yang perlu tahu bahwa Anda dan pasangan sedang bermasalah karena hanya akan memperburuk hubungan Anda saja.
Membandingkan dengan orang lain
Sering kali kita saling membandingkan pasangan dengan kelebihan orang lain. Berhentilah membandingkan pasangan Anda dengan siapapun karena setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Cukup hargai, syukuri, dan terima segala kelebihan dan kekurangan pasangan.

0 comments:

Post a Comment